Foto : Proses evakuasi jenazah SJ (2) yang ditemukan mengapung di Wilayah Teluk Pangameh, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Jumat (20/3/2026).
(Exclusive Network) - BUNTOK - Jasad bocah berinisial SJ (2) yang tenggelam di Wilayah Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara ditemukan mengapung di wilayah Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Jumat (20/3/2026).
Diungkapkan oleh Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, SIK, mayat SJ pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Sapuani (50) warga Jl. Agung, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel sekira pukul 08.35 WIB.
Diceritakan Kapolres, kronologis kejadiannya, saksi Sapuani menemukan mayat tersebut pada saat sedang mengapar kayu di tengah sungai barito tiba - tiba melihat sesuatu yang mengapung seperti mayat seseorang.
"Ketika itu yang Sapuani langsung mendekat untuk memastikan apakah benar yang mengapung tersebut adalah mayat seorang, dan saat di dekati ternyata benar yang mengapung adalah mayat seorang anak perempuan yang diperkirakan berumur sekitar antara 2 sampai dengan 3 tahun," cerita Jecson.
Setelah memastikan penemuan itu memang mayat yang mengapung, saksi kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Personel Satpolairud Polres Barito Selatan yang berada di Pospol pelabuhan Pasar Lama.
Kemudian saksi bersama dengan personel Satpolairud melakukan proses evakuasi korban ke pelabuhan pasar lama Buntok untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok, agar dilakukan visum dan mengetahui identitas korban dengan bantuan unit mobil ambulan BPBD Kabupaten Barsel.
"Korban dilaksanakan visum di kamar mayat RSUD Jaraga Sasameh Buntok yang dilaksanakan oleh Dokter beserta perawat yang didampingi petugas dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Barsel yang menangani kejadian," terang Kapolres.
Setelah dilakukan konfirmasi, diperolehlah informasi bahwa di wilayah Kabupaten Barito Utara Kecamatan Teweh Tengah, atau tepatnya di Desa Lemo I telah diketahui ada laporan kejadian hilangnya seorang anak perempuan yang terjadi pada hari Senin (16/3/2026) sekira pukul 12.30 WIB.
"Kemudian dilakukan klarifikasi dengan pihak Desa Lemo l beserta keluarga membenarkan anak yang ditemukan di Teluk Pangameh Kelurahan Buntok Kota tersebut, adalah anak yang dilaporkan hilang sesuai dengan ciri-ciri dan bentuk tubuh mayat yang ditemukan," beber Jecson.
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Desa Lemo dan Orang Tua Korban, jasad korban akan dibawa ke Desa Lemo untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Hasil visum menunjukan bahwa mayat korban tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan, setelah dilakukan visum dan identifikasi korban selanjutnya korban akan dibawa dari RSJS Buntok menuju kerumah duka di Desa Lemo untuk disemayam dan dimakamkan," tutup Kapolres.
